Gallery

Latihan Terakhir Daud “Cino” Yordan

Juara tinju Asia Pasifik dan Afrika versi WBO asal Indonesia, Daud ‘Cino’ Yordan, berlatih ringan di gelanggang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Gelora Bung Karno, Rabu 3 Februari 2016.

Daud terakhir kali bertanding di Surabaya melawan Maxwell Awuku (Ghana) pada Juni 2015 dan merebut gelar WBO Africa dengan kemenangan mutlak. Dia akan naik ring dengan rekor bertarung 34 kali menang, 24 di antaranya dengan KO, dan tiga kali kalah.

Kini ia naik ring kembali untuk melawan petinju tangguh asal Jepang, Yoshitaka Kato. Kato memiliki catatan 29 menang, 9 di antaranya dengan KO. Dia kalah enam kali (sekali KO) dan sekali imbang. Pertarungan ini menjadi pembuka jalan bagi cino utuk merebut gelar juara WBO kelas ringan.

 

[Foto dan Teks: Aulia Rachman]

Gallery

Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan SDA

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, memusnahkan barang bukti tindak pidana konservasi sumber daya alam dari satwa langka.

Beberapa diantaranya, satu buah kerapas penyu, satu buah offestan penyu, satu buah offestan kepala buaya, satu buah taring harimau dan beberapa aksesoris dari kulit harimau.

Hal ini menarik perhatian sebab menurut catatan Profauna, perdagangan satwa liar pada 2015 meliputi 96 ekor trenggiling hidup, 5.000 kg daging trenggiling beku, dan 77 kg sisik trenggiling yang terungkap di Medan pada April 2015.

Juga penyelundupan 10 kg insang pari manta, 4 karung berisi campuran tulang hiu dan pari manta, 2 karung tulang hiu dan 4 buah sirip hiu di Flores Timur pada Juli 2015.

Dan penyelundupan 1 kontainer 40 feet cangkang kerang kepala kambing senilai Rp20,422 miliar pada Agustus 2015 di Tanjung Priok, Jakarta, yang akan diekspor ke Cina.

Dari jenis satwa yang diperdagangkan sebanyak 17 kasus (25%) kasus melibatkan satwa laut (penyu, pari, hiu, dan lainnya). Kelompok satwa lainnya yaitu jenis kucing besar (harimau, kucing hutan, dan lain-lain) sebanyak 16 kasus (24%), burung paruh bengkok 12 kasus (18%), primata 11 kasus (16%), dan berbagai jenis burung berkicau ada 10 kasus (15%) (Profauna, 2015).

Banyaknya kasus Perdagangan satwa ditahun 2015 tersebut tentu menuntut pihak kepolisian beserta Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) untuk lebih proaktif menangani masalah ini.

 

[Foto dan Teks: Aulia Rachman]